09 September 2014

6 pokok hiasan yang membersihkan udara

share dari link fb ~ Jom Tanam Sendiri

1. Buluh palma: Menurut NASA, ia menyingkirkan formaldahyde dan bertindak sebagai pelembab semula jadi (humidifier).

2. Lidah Jin: Ditemui oleh NASA bahawa ia mampu menyerap nitrogen oksida dan formaldahyde. Ia juga dikatakan dapat menyerap tenaga-tenaga negatif di sekelilingnya memberikan kesan ketenangan bagi yang berada berdekatan.

3. Palma Areca: Salah satu tumbuhan penulenan udara untuk udara sekitar.

4. Spider Plant: Tumbuhan indoor terbaik untuk menyingkirkan karbon monoksida (asap enjin) dan toksin-toksin lain atau pencemaran. Spider plants adalah salah satu dari 3 pokok disarankan oleh NASA dalam menyingkirkan formaldahyde dalam udara.

5. Peace Lily: Peace lilies boleh digelar “pembersihan-semua.” Ia selalu diletakkan di bilik air atau bilik basuh kerana ia terkenal sebagai tumbuhan yang dapat membuang spora lumut. Ia juga boleh menyingkirkan formaldahyde dan trichloroethylene.

6. Gerbera Daisy: Bukan sahaja bunganya mampu menyingkirkan benzene dari udara, ia terkenal meningkatkan suasana tidur dengan menyerap karbon dioksida dan memberi oksigen lebih ketika malam.

Pokok 2 & 4 paling mudah didapati di Malaysia. Apa kata ktia cuba beli dan letakkan di bilik kita?


Blog saya satu lagi yg boleh dilawati: http://jasminshahab205.blogspot.com/ 

02 September 2014

5 Cara Menghukum Anak yang Tidak Dibenarkan Dalam Islam:

share dari link fb ~SINAR

5 Cara Menghukum Anak yang Tidak Dibenarkan Dalam Islam:

1. Memukul wajah
Rasulullah S.A.W melarang memukul muka berdasarkan sabda Baginda yang bermaksud, “Jika salah seorang dari kamu memukul, maka hendaknya dia menjauhi (memukul) wajah.”

2. Menampakkan kemarahan yang sangat
Ini juga dilarang kerana bertentangan dengan amalan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Bukanlah orang yang kuat itu diukur dengan kuatnya dia berlawan, tetapi orang yang kuat adalah yang mampu menahan dirinya ketika marah."

3. Memukul di dalam keadaan sangat marah
Dari Abu Mas’ud al-Badri, dia berkata, “(Suatu hari) aku memukul budakku (yang masih kecil) dengan cemeti, maka aku mendengar suara (teguran) dari belakangku, ‘Ketahuilah, wahai Abu Mas’ud!’ Akan tetapi, aku tidak mengenali suara tersebut kerena kemarahan (yang sangat). Ketika pemilik suara itu mendekat dariku, maka ternyata dia adalah Rasulullah S.A.W dan Baginda berkata, ‘Ketahuilah, wahai Abu Mas’ud! Ketahuilah, wahai Abu Mas’ud!’ Maka aku pun melempar cemeti dari tanganku, kemudian beliau bersabda, ‘Ketahuilah, wahai Abu Mas’ud! Sesungguhnya Allah lebih mampu untuk (menyeksa) kamu daripada apa yang kami seksakan terhadap budak ini,’ maka aku pun berkata, ‘Aku tidak akan memukul budak selamanya setelah (hari) ini."

4. Bersikap terlalu keras dan kasar
Sikap ini jelas bertentangan dengan sifat lemah lembut yang diajar oleh Islam sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Barangsiapa yang terhalang dari sifat lemah lembut, maka dia akan terhalang dari mendapat kebaikan.”

5. Memukul dengan benda keras sehingga berbekas
Ini juga dilarang oleh Rasulullah S.A.W. Sebaik-baiknya gunakan rotan yang tidak boleh mendatangkan kecederaan dan berbekas pada kulit. Menghukum dengan rotan dibolehkan dengan tujuan untuk memberikan peringatan kepada anak.

Blog saya satu lagi yg boleh dilawati: http://jasminshahab205.blogspot.com/

01 September 2014

MUSIBAH YANG MEMBAWA MANUSIA SEMAKIN BERTAQWA

share dari link fb ~Bicara Hidayah

MUSIBAH YANG MEMBAWA MANUSIA SEMAKIN BERTAQWA

Segala puji hanya bagi Allah, shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Muhammad salallahu ‘alaihi wasallam, keluarga, sahabat dan seluruh pengikut jalan petunjuk beliau. Salam untuk seluruh Nabi dan Rasul-Rasul-Nya.

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Innaa lillahi wa innaa ilaihi raaji’uun”. Mereka itulah yang mendapatkan keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk." (Al Baqarah: 155 - 157)

Bila manusia mau bertekun belajar Al-Qur’an dan As-Sunnah dan mengahayati serta berusaha mengamalkan, maka cara menjalani hidup yang benar adalah hidup untuk menemukan Pencipta semesta Alam, yaitu Allah subhanahu wa ta’ala, dan setiap nikmat dan karunia ataupun setiap kegelisahan dan kesusahan, segalanya harus di keluhkan kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Dan sudah semestinya orang yang ingin mengeluh kepada Allah adalah orang-orang yang beriman kepada Allah, dan orang yang mengikuti jalan-jalan petunjuk Allah sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah Muhammad salallahu ‘alaihi wasallam, dan ternyata Allah itu Tuhan Yang Maha Mendengar segala keluhan hamba-Nya dan siap untuk mengeluarkan seluruh hamba-Nya yang mengeluh dari segala kesusahan dan kegelisahan kepada keberkahan, keamanan, ketentraman dan kebahagiaan.

Ternyata orang-orang yang beriman dan bertaqwa setiap derita dan kesusahan semua dalam tanggungan Allah subhanahu wa ta’ala, Dan Allah subhanahu wa ta’ala mampu memberikan nikmat-nikmat lahir dan nikmat batin dibalik segala hal yang menyebabkan kegelisahan, kegundahan dan kesedihan jiwa terhadap orang-orang beriman. Dan bahkan Allah menyiapkan pahala yang sangat luar biasa besarnya bagi mereka yang berserah diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Bahkan dalam musibah yang paling besarpun Allah tetap saja mengirimkan malaikat-malaikat-Nya untuk memberikan rasa tenang, tenteram dan bahagia kepada hamba-hambanya yang sedang tertimpa musibah. Sebagaimana firman-Nya:

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan:”Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): ”Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”. Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta.“ (Fussilat: 30 -31)


Bahkan dibalik musibah yang paling extrim-pun Allah subhanahu wa ta’ala memberikan jaminan kebahagian yang penuh dan pasti diberikan kepada hamba-hamba-Nya yang selalu berbakti kepada-Nya sebagaimana firman-Nya:

“Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya." (Al Baqarah: 154)

Demikian nyata keimanan dihati seorang mukmin, keyakinan yang mendarah daging dalam diri seorang beriman tidak lain karena Allah subhanahu wa ta’ala terus menerus mengirimkan malaikat-malaikat kedalam hati orang-orang yang rajin beribadah kepadanya, untuk membisikkan kebahagiaan dan jalan keluar dari segala penderitaan dan kesusahan.

Dan bahkan ketika ruh orang beriman berpisah dengan raganya Allah memberikan kenikmatan yang melimpah-limpah. Ampunan, Rahmat, Perlindungan dan segala kenikmatan-kenikmatan yang membahagiakan.

Semoga dengan terjadinya musibah musibah disekitar kita, kita diberi oleh Allah peningkatan kesadaran kepastian untuk kembali hidup PASTI di jalan iman dan amal soleh. Wallahu a’lam.

_____

Shared By Bicara Hidayah

Kredit: mta.or.id dengan suntingan

Blog saya satu lagi yg boleh dilawati: http//jasminshahab205.blogspot.com

Sotong Goreng Tepung

share dari link fb ~Resepi Masakan

Sotong Goreng Tepung

sotong secukupnya

1 biji telur putih

bahan tepung: (tak perlu campur air)

3 sudu besar tepung beras
1 sudu besar tepung gandum
1 sudu besar serbuk kari
1/4 sudu teh garam

cara:
gaulkan sedikit garam pada sotong dan masukkan ke dalam mangkuk yg berisi telo putih
gaul rata (sblm tu, pastikan sotong tu betul2 kering selepas dicuci, guna tisu dapur utk serap lebihan air, kalo tak sotong akan meletup2 dlm kuali, salutan tepung jd x rata dan hasilnya kurang rangup)
pastu masukkan dalam campuran tepung..
ratakan tepung pada sotong
panaskan minyak
masukkan sotong satu persatu ke dalam kuali (sekali goreng jgn byk sgt)
goreng sampai garing keemasan


Blog saya satu lagi yg boleh dilawati: http//jasminshahab205.blogspot.com

JANGAN HINAKAN NIKMAT ALLAH

share dari link fb ~Bicara Hidayah



JANGAN HINAKAN NIKMAT ALLAH


HIDUP kadang tak ubahnya seperti untaian benang panjang yang punya dua warna. Silih berganti warna itu menghias untaian benang. Ada warna suka, ada duka. Benang akan tampak menarik ketika terhias suka. Dan, akan dibenci ketika warna duka terlalui.


Namun demikian, sebagian orang kadang lupa bahwa seperti itulah warna kehidupan. Mungkin, keterbatasan rasa manusia yang bahagia ketika suka. Dan sedih ketika duka. Tak jarang, keterbatasan itu pun menggiring pandangannya kepada Pencipta Hidup. Bahwa, suka adalah kemuliaan-NYA. Dan, duka adalah penghinaan-NYA.


Dalam surah Al-Fajr ayat 15 dan 16, Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, 


“Ada pun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dimuliakannya dan diberinya kesenangan, maka dia berkata, ‘Tuhanku telah memuliakan-ku. Ada pun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezekinya maka dia berkata, ‘Tuhanku menghinakanku.”

Fakta takaran kemuliaan dan kehinaan dalam pandangan sebagian manusia berkait dengan seberapa besar anugerah Allah berupa KENIKMATAN. Semakin kaya seseorang, semakin besar kemuliaan yang ia terima. Dan semakin miskin seseorang, seperti itulah kehinaan yang Allah berikan.

Sebagian manusia mungkin merasa sulit untuk menterjemahkan bahwa hidup BUKAN dua takaran tadi. Teramat sulit buat mereka untuk menggunakan kacamata IMAN bahwa HIDUP ADALAH UJIAN. Dan ujian tidak melulu melekat pada satu warna. Dalam DUKA memang ada ujian. Pun, dalam SUKA ada ujian.

Penjelasannya begitu gamblang (mudah) ketika Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam surah Al-Anbiyaa ayat 35. 

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.”

Jadi, ketika NIKMAT Allah diterjemahkan hanya dari satu sisi yaitu kesenangan, di situlah orang terjebak dalam kedangkalan nalarnya (logisnya) sendiri. Mereka akan bersyukur dan berterima kasih kepada Allah, kepada Yang Maha Pencipta, atas segala NIKMAT-NYA. Namun, ketika anugerah menempati sisi lain yang tak sesuai harapan, SYUKUR dan terima kasihnya lenyap. SYUKUR-nya menguap bersama kecewanya: Allah menghinakan saya.

Jadi, ridha atas segala sesuatu yang Allah berikan adalah pijakan awal dari lahirnya rasa SYUKUR seorang hamba. Terhadap anugerah apa pun: besar atau kecil. Ridha dengan anugerah yang besar adalah kesiapan diri agar senantiasa menjaga amanah, agar NIKMAT tidak terselewengkan dalam maksiat. Dan ridha dengan yang kecil adalah kebersihan hati dari buruk sangka atas pemberian Allah. 

Ketika ridha menutup segala prasangka, SYUKUR terungkap dengan seketika. Ia muncul dari hati yang dalam. Bersih tanpa pamrih (kepentingan peribadi). Lahir dari kesedaran bahwa tak seorangpun yang pernah dan akan memiliki sesuatu. Tak semua kesenangan melahirkan bahagia. Dan tak semua kesusahan membawa celaka. Semuanya pinjaman dari Allah. Dan akan kembali kepada-NYA pula. 

Jangan hinakan NIKMAT Allah. SYUKURILAH anugerah Allah apa adanya. Justru, dalam keridhaan dan SYUKUR itulah kenikmatan terasa ganda. Kita tidak sedang menikmati anugerah fisik saja. Melainkan, belaian kasih sayang Allah yang tak hingga. Nikmatilah warna-warni hidup. Karena hidup memang penuh warna.
_____________

Shared By Bicara Hidayah

Kredit: dakwatuna.com

Suntingan: Bicara Hidayah
 
Blog saya satu lagi yg boleh dilawati: http//jasminshahab205.blogspot.com

28 August 2014

vanilla cupcake recipe

share dari link fb ~Buku Resepi



vanilla cupcake recipe


Bahan-bahan:

1 cawan mentega

¾ cawan gula kastor


4 biji telur

1 sudu kecil esen vanilla

2 cawan tepung naik sendiri


Cara-cara:

Putarkan mentega bersama gula sehinggan pudar warna atau gebu

Masukkan telur. Putar bahan tersebut sehinggan sebati dan masukkan esen vanilla.

Kemudian masukkan 2 cawan tepung naik sendiri sedikit demi sedikit.

Masukkan ke dalam Loyang dan bakar dalam dengan suhu 150’c selama 55minit


p/s: visit our blog www.bukuresepi.com
 

Blog saya satu lagi yg boleh dilawati: http//jasminshahab205.blogspot.com

Agar2 santan

share dari link fb ~Resepi Masakan


Agar2 santan


1 paket serbuk agar-agar 10 gm 
1 liter air (4 cawan) 
1 cwn gula merah (saya guna yg hancur tu)
1/2 cwn gula pasir 
1 cwn santan pekat 
1 biji telur ayam - masukkan dalam santan dan kocak sikit dengan garfu 
Secubit garam 
2 helai daun pandan - dibasuh dan disimpulkan

Cara-cara: 
Masak gula melaka , gula pasir bersama 1 cwn air. Masukkan daun pandan..Masak hingga didih dan 

sentiasa di kacau. Bila dah siap tapiskan dan jadikan jumlahnya 2 cawan. (Guna air yg dari 4 cwn tu ya)..

Dalam periuk lain, masak 2 cawan air bersama dngn serbuk agar2. Masak hingga mendidih. 
Masukkan air gula melaka tadi dan sentiasalah di kacau hingga didih. 

Kecilkan api dan masukkan campuran santan bersama telur dan garam.
Kacau dan tunggu hingga menggelegak..ttp api 
Basahkan loyang atau apa-apa acuan kegemaran dengan air. Kemudian tuang adunan agar-agar santan 

dan biarkan mengeras. Boleh simpan di dalam peti ais.

gambar hiasan...



Blog saya satu lagi yg boleh dilawati: http//jasminshahab205.blogspot.com